Thursday, February 16, 2012

SEJARAH LOGO


Sejarah Logo
Logo sudah dikenal sejak pusat peradaban di Mesir dan Mesopotamia berkembang. Biasanya, berupa koin atau emblem kerajaan. Penemuan dan teknik baru pembuatan logo terus berkembang. Mulai segel silinder (2300SM), koin(600SM), lambing, cap air, emblemperak, dan pengembangan tehnologi percetakan.
Revolusi Industri yang telah mengubah masyarakat agraris menjadi masyarakat industry membawa bayak perubahan dalam teknik fotografi dan litografi. Fotografi berkaitan dengan seni membuat dan merekayasa foto, sedangkan litografi adalah metode percetakan pada permukaan halus menggunakan batu (batu gaping khusus) atau pelat logam.

Perubahan ini memberikan kontribusi pada industry periklananyang mengintegrasikan tipografi dan gambar pada satu kesatuan. Yang dimaksud tifografi dalam hal ini adalah teknik dan seni penyusunan huruf, desain huruf, serta modifikasi huruf gambar. Secara simultan, perubahan dalam teknik fotografi dan litografi juga berpengaruh pada revolusi bentuk dan ekspresi pada tipografi.
Pertumbuhan dan persaingan industry memaksa setiap perusahaan mencari promosi yang efektif. Hal ini menyebabkan konsultan dan biro periklanan terus tumbuh dan menyeluruh. Sejak 1950, modernisasi membuat arah pembuatan logo sebagai sebuah pergerakan seni yang menjadi senjata bagi desainer logo.
Perusahaan pertama yang menggunakan logo untuk tujuan komersial.Bermula dari mereka mulai mengapalkan lilin-lilin produk mereka ke kota-kota di pinggiran sungai Mississippi, sesampainya di pelabuhan pabean akan memberistempel pada peti-peti pembungkus produk, stempel yang menggambarkan tanda bintang. Perusahaan ini kemudian menyadari bahwa konsumen akan mengenali tanda bintang ini sebagai produk Procter & Gamble. Setelah itu mereka mengolahtanda bintang ini dan menambahkan tanda bulan sabit, maka simbol ini semakinmenjadi simbol dari kualitas, sehingga para pedagang hanya mau menerima peti-peti yang bergambar bintang.


 Jenis & Tipe Logo
Pada masa awal perkembangannya, pembagian jenis logo tidaklah serumit sekarang. Mula-mula logo hanya berupa bentuk yang tak terucapkan seperti gambar, yang dibuat oleh perajin untuk lambang kerajaan. Seiring denganberkembangnya jaman, logo tidak hanya digunakan untuk kepentingan kerajaansaja, melainkan untuk memberi tanda pada barang-barang yang dijual di pasar. Pembagian jenis logo secara sederhana terbagi atas dua bagian yaitu
Word Marks atau Brand Name yaitu logo yang tersusun dari bentuk terucapkan, serta DeviceMarks atau Brand Mark yang tersusun dari bentuk tak terucapkan. Bisa pula logoterdiri atas keduanya, yang merupakan kombinasi dari brand name dan brandmark. Sebagai contoh untuk brandname adalah logo Sony yang hanya tersusun dari kata sony, dan Shell logo untuk brand mark yang tersusun dari gambar kerang.Sedangkan paduan keduanya adalah seperti logo rokok Djarum, yang terdiri daritulisan Djarum dan gambar jarum.Kemudian dengan semakin bertambahnya jumlah produk di pasar, serta semakinkompleknya karakteristik pasar muncul berbagai jenis logo, yang pada dasarnyamerupakan paduan dari dua jenis logo diatas. Berikut kami sajikan beberapa jenislogo, yang penggolongannya berdasarkan pendapat John Murphy dan Michael Rowe.
Adalah logo yang diambil dari sebuah nama, dengan menggunakan gaya grafiskhusus. Logo jenis ini memberi ketegasan dan pesan langsung kepada konsumen. Contoh logo jenis ini seperti pada produk sandang karya perancang ternama YvesSaint Laurent, produk elektronik Sony, Toshiba, Panasonic, produk kamera Nikon,Leica, Yashica, peralatan fotokopi Xerox, dan lain-lain.
 Yaitu logo yang terdiri dari nama perusahaan atau produk dengan gayatipografis yang berkarakter kuat, tersusun atas bentuk-bentuk grafis seperti oval,lingkaran atau kotak. Sebagai contoh adalah logo Ford, Du Pont, Hertz dan banyaklagi. Kelebihan jenis logo ini adalah pada bentuknya yang ringkas dan fleksibelkarena jenis logo seperti ini mampu berdiri sendiri.
 Yaitu logo yang menggunakan huruf awal (inisial) dari nama produk atauperusahaan dan menjadikannya sebagai elemen utama dari logo tersebut. Logo jenis ini terkadang menunjukkan gabungan nama pemilik perusahaan seperti logoprodusen hardware komputer Hewlett-Packard. Selain contoh diatas banyak contohlain seperti logo Bank BCA, IBM, RCTI, dan lainnya.
Adalah logo yang menggunakan nama produk atau organisasi sebagaikomponen penting dari gaya logo, yang secara keseluruhan logo ini memiliki gayayang sangat khusus. Perusahaan yang menggunakan logo jenis ini, biasanya adalahperusahaan yang sudah terkenal, seperti Coca Cola, Kodak, McDonald, Rolls Roycedan lain sebagainya. Karena kuatnya image perusahaan/produk yang memakai logoini, maka bila terjadi peniruan logo tersebut oleh produk atau perusahaan lain makacitra yang dihasilkannya tetap mengarah pada produk atau perusahaan yang ditiru.
 Yaitu logo yang berdiri bebas yang biasanya tidak memuat nama produk atauperusahaan, tetapi memiliki asosiasi langsung dengan nama, produk atau wilayahaktifitasnya. Sebagai contoh logo perusahaan pembuat pesawat terbangAerospatiale, logonya terdiri dari kalimat Aerospatiale yang membentuk bola planetyang dengan jelas memperlihatkan jangkauan aktifitasnya yakni penerbangan, logoperusahaan minyak Shell yang menunjukkan gambar kerang sebagai asosiasi dari Komunikasi Visual.



 Yang dimaksud dengan allusive logo adalah logo yang bersifat kiasan, sepertilogo Mercedes Benz yang terdiri dari bentuk bintang segitiga yang merupakanrepresentasi dari sistem kemudi mobil, bentuk A pada perusahaan penerbanganAlitalia yang dideformasikan dari bentuk ekor pesawat yang berfungsi sebagaipenyeimbang. Logo jenis ini memiliki hubungan yang tidak langsung antara namadengan logonya sehingga logo jenis ini sulit untuk dipahami, dan memerlukanwaktu lebih agar seseorang bisa memahami apa maksud dari logo yangbersangkutan.
 Yang dimaksud dengan logo jenis ini adalah logo yang dapat menimbulkanberaneka kesan, yang dipengaruhi oleh daya pemahaman konsumen. Ini terjadikarena bentuk visual logo ini sangat abstrak. Diantaranya mengambil suatu bentukstruktural yang dikreasikan dengan efek optis yang bervariasi. Sebagai contohadalah logo Citroen. Logo jenis ini sangat disukai di Amerika, karena logo jenis inimampu dibuat dengan bermacam variasi dan sangat orisinil sehingga terjadinyakemiripan sebuah logo dengan logo yang lainnya akibat dari banyaknya produk danperusahaan yang tumbuh di Amerika bisa dihindari.Bentuk logo abstrak yang ada di Indonesia adalah seperti logo Bakrie Brothers.Abstract logo pertama kali digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar Jepang,yang kemudian perusahaan-perusahaan tersebut mengalami kesuksesan di negarabarat, sehingga menjadi ide baru bagi perkembangan logo di dunia barat. Logo jenisini sekarang menjadi standar disain logo kontemporer. Kelemahan dari jenis logo iniadalah bentuknya yang abstrak, sehingga sukar dipahami oleh konsumen sertatidak memiliki pengertian yang benar-benar tepat seperti apa yang diinginkan.

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews